Minggu, Oktober 17, 2010

Ayah dan Bunda, TI AMO !

Ayah Bunda,

Beranjak dewasa aku semakn jarang mengatakan aku cinta pada kalian. Aku merasa itu adalah kekanak-kanakan. Kenyataannya adalah aku mencintai kalian dan bahkan tak pernah berkurang, selalu lebih dan lebih

Aku tahu kalian tahu, tetapi bagaimanapun aku ingin mengatakannya. Aku takkan pernah bisa membalas jasa kalian untuk membesarkanku. Ada banyak pengorbanan yang seorang anak tidak pernah sadari hingga mereka dewasa. Biaya tak pernah menjadi halangan buat kalian. Kalian terus memberi dan memberi sehingga menjadikanku seperti sekarang ini.

Aku sangat berterima kasih akan semua ini. Kalian telah mengajariku banyak hal, tapi yang terhebat dari semua ini adalah cinta kalian. Kekuatan dan semangat kalian adalah teladan buatku. Aku sadar apapun yang aku lakukan dan impikan, aku kanselalu dapat datang pada kalian dan kalian kan mendukungku.

Maafkan aku jika aku belum cukup mengatakan pada kalian, tapi ingatlah selalu bahwa aku sangat menyayangi dan mencintai kalian...

I Love You Mom and Dad

Selasa, September 21, 2010

Mari Belajar Bahasa Italia (part 1)

GREETING PHRASES

Ciao : Hi / Bye

Buongiorno : Good Morning

Buonasera : Good Afternoon

Buonanotte : Good Night

Buona Fortuna : Good Luck !

Buon Compleanno : Happy Birthday !

Buona Fine Settimana : Happy Weekend !

Buongiornata : Have a Nice Day !

Kamis, September 09, 2010

SELAMAT IDUL FITRI 1 SYAWAL 1431 H :D

A tutti musulmani nel mondo, TAQABALLAHU MINA WA MINKUM SIYAMANA WA SIYAMAKUM. Semoga Allah menerima amal ibadah puasa kita, menghapus dosa kita, mengangkat derajat kita di hadapan-Nya dan menggolongkan kita semua menjadi Ahlul Jannah.

ALLAHUAKBAR ALLAHUAKBAR ALLAHUAKBAR LA ILAHAILLALAH HUWALLAH HUAKBAR, ALLAHUAKBAR WA LILLAH ILHAM !!!

Senin, Juli 19, 2010

Congratulazione Spagna

Selamat kepada Spanyol atas keberhasilannya memenangkan WORLD CUP 2010. Mungkin sedikit terlambat mengucapkan ini mengingat WORLD CUP 2010 telah usai lebih dari seminggu tapi tidak apa-apa lah yang penting tetap mengucapkan. Ya, Spanyol berhasil juara. Prestasi luar biasa yang bisa dicapai Squadra di Del Bosque. Melalui tangan dinginnya, Spanyol untuk pertama kalinya mengangkat Piala Dunia. Piala yang amat prestisius yang menandai kebangkitan sepakbola negara itu yang sebelumnya selalu dipecundangi.

Memang, banyak sekali orang-orang yang memfavoritkan Spanyol tapi toh mereka yakin Spanyol tidak akan menggenggam Piala itu. Tapi memang sepakbola bukanlah matematika yang melulu tentang perhitungan matang. Banyak faktor untuk menjadi juara di sepakbola. SKILL, STAMINA dan DEWI FORTUNA. Lihat saja bagaimana bola sepakan Robben mampu diblok oleh ujung sepatu Casillas padahal mereka tinggal one on one.

Atau lihat saja bagaimana sundulan Ramos yang masih dapat ditepis oleh Stekelenburg yang sebenarnya sudah salah langkah. Spanyol juara pun tidak lepas dari keberuntungan itu. Lihat bagaimana seorang Carles Puyol, seorang bek yang memiliki tinggi 1,7 cm mampu menyundul bola ditengah-tengah bek Jerman bertinggi 1,8 cm. Ini jelas keberuntungan walaupun menurut banyak orang Puyol sering melakukannya di La Liga. Dengan juaranya Spanyol juga semakin mempertegas eksistensi Dewi Fortuna dalam sepakbola.

Dengan juaranya Spanyol pula, ada beberapa rekor yang telah terukir. Salah satunya adalah Spanyol menjadi satu-satunya negara yang kalah di pertandingan perdana namun mampu juara. Memang sakit hati rasanya melihat Spanyol juara. Tim yang tak pernah saya unggulkan namun akhirnya juara. Tapi, begitulah sepakbola. Penuh Drama.

Jumat, Juni 25, 2010

Vaffanculo Lippi !! Italy v Slovakia (Post-Match)

Vai in culo Lippi !! Satu baris kata yang pantas disematkan kepada Marcello "un bastardo"Lippi setelah gagal membawa Italia melaju ke babak 16 besar Mondiale 2010. Kegagalan tersebut mencoreng sepakbola Italia di mata dunia. Setelah 4 tahun lalu Italia adalah eroi sekarang mereka menjadi zero, dimana mereka sama sekali tidak menunjukkan kelas permainan seorang juara bertahan melainkan tim amatir yang baru sekali tampil di depan publik.

Ibarat mesin diesel, permainan Italia memang benar benar tidak panas pada menit-menit awal pertandingan. Bahkan mereka herus tertinggal dua gol dahulu sebelum mesin-mesin "FERRARI" tersebut benar-benar hidup. Terbukti setelah tertinggal dua gol, Italia mampu menghidupkan harapan "Kekaisaran Romawi"untuk bisa memenangi laga atau minimal imbang sehingga tetap lolos walau tetap tidak bagus juga.

Tapi sayang sekali, setelah gol Natale diciptakan, Kopunek kembali mengubur harapan FIGC untuk melihat Italia lolos ke babak kedua lewat lob nya yang mampu membobol gawang Marchetti. Italia semakin tersengal-sengal menghadapi Slowakia, tim debutan pecahan Ceko tersebut. Tetapi, mungkin karena adanya mental juara yang tertanam kuat di benak pemain Italia, Italia kemudian menipiskan skor menjadi 3-2 lewat tendangan spekulasi Quagliarella.

Namun ternyata usaha itu tetap sia-sia karena Slowakia benar-benar bermain defensif setelah gol kedua Italia itu dan dapat ditebak, hingga laga usai, Skor 3-2 tetap sama dan kemenangan dijatuhkan pada tim kampungan Slowakia. Slovvachia e un predente in 16 !!

Senin, Juni 21, 2010

Italy v New Zealand (Post-Match)

Kembali Italia mengejutkan dunia dengan penampilan "memukau" mereka di laga kedua Piala Dunia 2010 hari Minggu kemarin melawan tim dari Oceania, Selandia Baru. Hadir dengan pemain yang hampir sama saat melawan Paraguay, Italia mendobrak pertahanan Selandia Baru dengan duet striker bertipe finisher, Iaquinta dan Gilardino. Dimotori oleh gelandang muda nan kreatif, Montolivo dan juga ahli tendangan jauh yang akurat, De Rossi, Italia tetap tidak mampu membuka skor.

Justru yang terjadi malah sebaliknya. Bermain dengan punggawa yang kebanyakan berasal dari lokal, Selandia Baru justru menggebrak publik dunia dengan golnya di pertengahan babak pertama lewat sontekan lemah Smeltz yang memanfaatkan pantulan bola tendangan bebas yang mengenai paha Fabio Cannavaro. Kapabilitas Canna pun dipertanyakan sebab ia terlihat tidak mampu membuang bola tendangan bebas Simon Elliot yang akhirnya merugikan timnya.

Setelah gol itu, Selandia Baru tampak lebih bersemangat dan berupaya menambah keunggulan sehingga semakin memalukan Italia sebagai juara bertahan. Namu beruntung Italia mempunyai mental yang kuat sehingga mampu menyamakan kedudukan lewat titik 12 meter lewat sepakan Iaquinta yang mampu mengecoh kiper Mark Paston. Mampu menyamakan kedudukan tidak membuat Italia puas. Mereka harus menang mengingat Paraguay mampu mengalahkan Slowakia dengan skor meyakinkan, 2 - 0.

Tapi sayang seribu sayang, skor 1 - 1 hingga laga bubar dan dengan hasil imbang ini, setiap tim masih punya peluang lolos. Semoga di pertandingan berikutnya melawan Slowakia, Italia mampu meraih 3 poin yang bisa mengantar mereka ke babak selanjutnya. FORZA ITALIA!! SEMPRE PER TE E DIO SOLO CON TE !!!

Selasa, Juni 15, 2010

Italia v Paraguay (Post-Match)

Kecewa. Satu kata yang dirasa cukup tepat dalam menggambarkan permainan Italia. Ditengah-tengah kritikan pedas yang dialamatkan kepada Lippi, publik Italia khususnya dan dunia umumnya sepertinya semakin lama semakin mengendurkan dukungan mereka pada Si Biru mengingat tak satupun kemenangan diraih dalam tiga laga terakhir termasuk melawan Paraguay.

Ya, pada pertandingan kontra Paraguay, Lippi sepertinya sedang mencoba eksperimen terhadap tim yang ia pernah bawa juara dunia tahun 2006 tersebut. Pasalnya, hanya sedikit pemain senior yang bermain. Sebutlah Buffon, Canna, Zambrotta tapi selebihnya hampir tidak ada. Kemudian Gattuso pun tidak dimainkan padahal kekuatan pemain yang berjuluk Rhino ini sangat baik terutama meredam kecepatan pemain Uruguay.

Di menit-menit awal, Italia mencoba bermain agresif, menekan sepanjang waktu dengan berlaga ala Brasil, umpan pendek dengan kolektivitas tinggi. Namun, semua itu hancur kala menyerang Paraguay karena Paraguay bisa dibilang bermain formasi negatif dimana saat menyerang hanya beberapa orang tapi ketika bertahan hampir semua pemain mundur. Italia terlihat putus asa dan malah akhirnya akibat lengah, sebuah sundulan Antolin Alcaraz di menit 39 menciptakan gol pertama bagi Paraguay. Hal ini akhirnya membuat Italia semakin depresi terbukti dengan semakin banyak foul yang mereka ciptakan hingga babak pertama usai.

Kemudian babak kedua pun dimulai dan tensi game semakin tinggi. Berkali-kali Paraguay mencoba memanfaatkan kelengahan Italia di sayap dengan melakukan terobosan ataupun crossing tapi sayang tetap gagal dan memang di saat seperti ini skill berbicara banyak. Kemudia Italia balik menyerang dan akhirnya sebuah peluang didapat Italia di menit 60 an tapi gagal dan dapat diantisipasi Paraguay sehingga menyebabkan corner kick.

Lalu corner kick dieksekusi oleh Simone Pepe dengan tingkat akurasi yang cukup baik dan akhirnya GOLLLLLLLL!!!! Hasil sepak pojok Pepe dimanfaatkan dengan baik oleh De Rossi untuk menyamakan skor di menit 64. Setelah gol ini Italia sangat bersemangat untuk menang, ditunjukkan dengan pergantian Di Natale dengan Gilardino. Sepertinya Italia berharap banyak pada kecepatan Natale untuk menerobos kuatnya formasi negatif Paraguay tapi sayang lagi-lagi Paraguay bermain ultra defensive sehingga menyulitkan Italia mengembangkan permainan dan pada akhirnya saat peluit panjang dibunyikan, skor tetap tidak berubah. Ya, hasil imbang diperoleh Italia v Paraguay. Awal yang buruk bagi juara bertahan.

Senin, Juni 14, 2010

Hachiko, Sebuah Lambang Kesetiaan

Lahir di Jepang 1928 dan mati 1935, Hachiko terlahir sebagai anjing Jepang dengan ras Akita. Hachi berarti delapan dan ko adalah imbuhan nama di Jepang. Hachiko kecil menghabiskan sebagian masa kecilnya di Odate, tempat dimana ia lahir dan dipelihara oleh keluarga bernama Giichi Saito.

Kemudian oleh karena seorang professor di Tokyo menginginkan anjing jenis Akita Inu maka lewat seorang perantara, Hachiko resmi diboyong ke Tokyo melalui kereta dengan waktu perjalanan mencapai 20 jam.

Setibanya di Tokyo, ia disambut hangat professor dan di rumah sang professor, Hachiko juga dipelihara bersama dua anjing lain. Sebenarnya professor sering memelihara anjing jenis Akita tapi sayang semua tidak berumur panjang dan memang ras anjing jenis ini termasuk elite di Jepang.

Kebiasaan harian Hachi, panggilannya, adalah mengantar Professor Ueno ke stasiun kereta dan kemudian sang professor melanjutkan perjalanannya ke Universitas Kekaisaran Tokyo yang kebetulan dia menjabat sebagai dosen ilmu pertanian. Dan jika sore telah memeluk Tokyo maka Hachiko segera menuju stasiun untuk menjemput majikannya itu. Kejadian ini terus berlangsung dan jarang sekali dia absen mengantar atau menjemput professor.

Tapi, suatu hari di tanggal 25 Mei 1925 setelah mengikuti rapat kampus, Professor Ueno meninggal. Sorenya, Hachi menuju stasiun seperti biasa tapi ia tetap tak mendapati wajah majikannya tersebut dan tetap bertahan di tempat dimana ia biasa menunggu professor selama tiga hari tanpa makan. Hachi masih belom mengerti bahwa majikannya itu meninggal dunia.

Kemudian bertahun-tahun lamanya ia berpindah pindah tempat, pernah dititipkan di rumah saudara istri professor dan pernah pula dititipkan di putri angkat professor tapi akhirnya ia menetap di rumah Kobayashi, tukan kebun professor dan memang kebetulan rumah si tukang kebun dekat dengan Stasiun Shibuya, tempat dimana Hachi biasa menunggu majikannya. Bertahun-tahun lamanya Hachi tetap melakukan kebiasaan itu walau tidak membuahkan hasil.

Kemudia cerita unik sampai juga di telinga Hirokici Saito dari Pelestarian Anjing Jepang. Kemudian ia membuat artikel tentang kesetiaan Hachi. Artikelnya menyebar kemana mana sehingga banyak orang menyayanginya sehingga imbuhan ko yang berarti sayang melekat pada Hachi(ko). Teman Saito, Teru Ando yang seorang pematung akhirnya berinisiatif untuk membuat patung Hachiko dan kemudian dimulailan proses pembuatan patung tersebut hingga akhirnya selesai di bulan April 1934 dengan disaksikan 300 orang dan Hachi sendiri.

Pagi 8 Maret 1935, Hachi ditemukan mati di Jembatan Inari dekat Sungai Shibuya. Penyebab kematian Hachi adalah filariasis atau Kaki Gajah. Penghormatan pada Hachiko belum berakhir. Selepas Hachi mati, patung terbarunya didirikan di Stasiun Odate dan juga dimasukkan ke pelajaran moral anak SD kelas 2 dengan judul BALAS BUDI JANGAN DILUPAKAN. Sungguh apa yang dilakukan Hachi menjadi pelajaran berharga bagi manusia sekitar dan masyarakat dunia pada umumnya bahwa kesetiaan tidak terbatas oleh APAPUN.

HACHIKO, SEORANG ANJING MEMBUKTIKAN BAHWA KESETIAAN ADALAH SEGALANYA SEDANGKAN BANYAK MANUSIA YANG DERAJATNYA LEBIH RENDAH KETIMBANG HACHIKO DIKARENAKAN PENGKHIANATAN MEREKA KEPADA ORANG YANG MEMPERCAYAI MEREKA

Bookmark